Suara
Suara piring jatuh, PYAR!
Suara kamus Oxford jatuh, BRUK!
Suara jembut jatuh, BLAH!
Kemudian hening. Bercukurlah.
Suara piring jatuh, PYAR!
Suara kamus Oxford jatuh, BRUK!
Suara jembut jatuh, BLAH!
Kemudian hening. Bercukurlah.
Jay: Probably, every girl wants to be that pillow!
(Source: khunfruit)
Lagi dengerin lagu di Winamp, Mama ngomentarin album covernya.

“Ah-mo-led, ah-mo-led-mo-led”
Mama: Rer, kenapa cewek-cewek seksi warna dalemannya item? Hayo.
Reri: Biar jembutnya ga keliatan.
Mama: HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA.
Reri: Elha.
Mama: HAHAHA. Tak bilangin adikmu, Revi, Revi, masmu ini loh saruuuuu.
Reri: Lha, Mama lho mancing.
Mama: HAHAHA. A-mo-led. Amolet-molet.
Reri: *dongkol*
Mama: Molet-molet.
Lagu selanjutnya..

“Jumpin’ jumpin’ jumpin’ now”
Mama: HAHAHA. Jampi-jampi? HAHAHA. Jampi-jampi-jampi now.
Reri: Dasar ndeso, ini loh dibaca albumnya, jumping bukan jampi.
Mama: Kl jumping ya harusnya gambarnya lompat tali e malah mbaknya mau telanjang. HAHAHA.
Reri: Astaghfirullah.
Mama: HAHAHA.
Reri: …
Mama: HAHAHA.
Beberapa menit kemudian.
Mama: Udah, Mama capek ketawa terus.
See? Jangan salahkan aku mesum. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, apalagi pohon terong yang deket sama tanah (?)
Jum’at, 3 Juni 2011
Aku keburu-buru. Aku masuk ke UGM lewat portal gelanggang mahasiswa. Sial aku lupa mau ke kampusku harus keluar portal lewat portal masjid kampus UGM. Kartu Identitas Kendaraan (KIK) ku di tas, dih rebek harus ngambil dari tas. Yaudah sih aku ga sempet ngedumel sama diri aku sendiri gegara aku hampir telat berkegiatan di kampus. Oke fine langsung gas pol rem blong ke portal masjid kampus..
Aku berhenti dengan maksud mengambil KIK di tasku. Satpam yang sendirian itu bertingkah aneh..
‘Aku tau kamu punya KIK, tapi sini liat KIK mu biar aku tau namamu’.
Aku cuma melongoh, he, maksudnya apa? Yaudah aku kasih.
‘Reri Rahmat Riyadi Putra, panjang banget namanya’
‘Yaudah sih, Pak, nama nama saya juga’ -_____-
‘Rumahnya mana?’
Elha aku curiga, apaan sih ini orang?
‘Monjali, Pak!’ jawabku sambil tergesa-gesa memasukkan KIK ku ke dalam tas.
‘Monjali utara? Deket Pari-Pari (nama resto) ga?’
‘Bapaknya tau kafe susu Kalimilk? Nah, deket situ. Heeeee udah, Pak, aku keburu-buru nih’
‘Oh situ deket lah sama rumah saya. Aslinya Jogja ya?’
‘Iya. Haduh’
‘Mau kemana toh?’
‘Ke kampus, Pak! FIB’
‘Oalah, yaudah sana-sana’
Langsung aku tancap gas. Hampir 2-3 menit aku dicegat. Dasar si bapak nih. Namanya siapa ya itu? Wahes ngga penting.
*aku jadi takut pulang malem dari kampus*
Mama
Dragon Ball maksudnya? Dasar kamfuang -_-